Pengantar Kriptografi Oleh Fadil Firmansyah
KRIPTOGRAFI
Merupakan kakas (tool) yang sangat penting di dalam keamanan informasi.Kata cryptography berasal dari bahasa Yunani: cryptós (secret) gráphein (writing) Artinya “secret writing”, dengan isitilah lain Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan, integritas data, serta otentikasi.
Sebuah algoritma kriptografik (cryptographic algorithm), disebut cipher, merupakan persamaan matematik yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi. Enkripsi (encryption) Proses yang dilakukan untuk mengamankan sebuah pesan (plaintext) menjadi pesan yang tersembunyi (ciphertext). sedangkan Dekripsi (decryption) Proses sebaliknya, untuk mengubah ciphertext menjadi plaintext.
Keamanan sistem yang digunakan kemudian tidak bergantung kepada pengetahuan algoritma yang digunakan, melainkan bergantung kepada kunci yang digunakan.Misalnya: dengan menggunakan kunci K, maka fungsi enkripsi dan dekripsi dapat ditulis: EK(P)= C dan DK(C)= P enkripsi E menggunakan kunci K terhadap plainteks P menghasilkan chiperteks, dekripsi D sebaliknya.
Tujuan menerapkan kriptografi adalah untuk mengamankan semua informasi yang tidak ingin diketahui orang-orang yang tidak berwenang dengan mengenkripsinya.Selain itu, komunikasi yang bersifat ‘rahasia’ pun dapat terjalin lebih baik dengan menggunakan kriptografi. Dengan adanya kriptografi pula, informasi tidak hanya disembunyikan melainkan juga disamarkan agar tidak dapat diakses oleh orang yang tidak memiliki akses.Dalam prosesnya untuk mengamankan informasi, kriptografi memiliki beberapa yang memiliki beberapa karakteristik.
Public key akan berperan untuk mengenkripsi pesan atau informasi dan yang dapat membukanya adalah private key yang menjadi pasangannya.
Namun, jika Anda menyebarkan private key tersebut, maka siapa saja yang mengetahui key tersebut dapat melihat pesan/informasi yang anda kirimkan.
1. Kerahasiaan pesan (Confidentiality/privacy/secrecy)
2. Keaslian pesan (Data integrity)
4. Anti penyangkalan (Non-repudiation)
Tiap huruf alfabet digeser 3 huruf ke kanan
pi : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
ci : D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z A B C
Contoh:
Plainteks: AWASI ASTERIX DAN TEMANNYA OBELIX
Cipherteks: DZDVL DVWHULA GDQ WHPDQQBA REHOLA
Cipherteks diperoleh dengan mengubah posisi huruf di dalam plainteks. • Algoritma ini melakukan transpose terhadap rangkaian huruf di dalam plainteks. • Nama lain untuk metode ini adalah permutasi, karena transpose setiap karakter di dalam teks sama dengan mempermutasikan karakterkarakter tersebut.
contoh:
Plaintext: TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
Enkripsi: TEKNIKD ANILMUK OMPUTER
Cipherteks: (baca secara vertikal)
TAOENMKIPNLUIMTKUEDKR
TAOE NMKI PNLU IMTK UEDK R

Comments
Post a Comment