Kriptografi Klasik Oleh : Fadil Firmansyah

  KRIPTOGRAFI KLASIK


•Algoritma enkripsi klasik berbasis huruf alfabet 
• Menggunakan pena dan kertas saja, belum ada komputer 
• Termasuk ke dalam kriptografi kunci-simetri 
• Old cryptography

    Kriptografi klasik adalah algoritma kriptorafi (chiper) yang berbasis karakter yaitu enkripsi dan dekripsi dilakukan pada setiap karakter pesan. Semua algoritma klasik termasuk ke dalam sistrm kriptografi simetris dan digunakan jauh sebelum kriptografi kunci publik ditemukan. Kriptogarfi klasik termasuk ke dalam kriptografi kunci simetris.

Pada dasarnya, algoritma kriptografi klasik dapat dikelompokkan ke dalam dua macam cipher, yaitu : 
a. Cipher substitusi (substitution cipher) 
    Di dalam cipher substitusi setiap unit plainteks diganti dengan satu unit cipherteks. Satu unit di sini berarti satu huruf, pasangan huruf, atau dikelompokkan lebih dari dua huruf. 
• Contoh: Caesar Cipher 
• Tiap huruf alfabet digeser 3 huruf ke kanan
pi : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z 
ci : D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z A B C 
• Contoh: 
Plainteks: awasi asterix dan temannya obelix 
Cipherteks: DZDVL DVWHULA GDQ WHPDQQBA REHOLA 
Kelemahan: Caesar cipher mudah dipecahkan dengan exhaustive key search karena jumlah kuncinya sangat sedikit (hanya ada 26 kunci).

Jenis Jenis Chipper Subtitusi
1. Cipher abjad-tunggal (monoalphabetic cipher) 
• Satu huruf di plainteks diganti dengan satu huruf yang bersesuaian. 
Contoh: Caesar Cipher 
• Jumlah kemungkinan susunan huruf-huruf cipherteks yang dapat dibuat pada sembarang cipher abjad-tunggal adalah sebanyak 
26! = 403.291.461.126.605.635.584.000.000
• Tabel substitusi dapat dibentuk secara acak: 
Plainteks : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z 
Cipherteks: D I Q M T B Z S Y K V O F E R J A U W P X H L C N G 
• Atau dengan kalimat yang mudah diingat: 
Contoh: we hope you enjoy this book 
Buang duplikasi huruf: wehopyunjtisbk 
Sambung dengan huruf lain yang belum ada: 
wehopyunjtisbkacdfglmqrvxz 
Tabel substitusi: 
Plainteks :A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z 
Cipherteks:W E H O P Y U N J T I S B K A C D F G L M Q R V X Z

2. Cipher substitusi homofonik (Homophonic substitution cipher) 
• Setiap huruf plainteks dipetakan ke dalam salah satu huruf atau pasangan huruf cipherteks yang mungkin. 
• Tujuan: menyembunyikan hubungan statistik antara plainteks dengan cipherteks 
• Fungsi ciphering memetakan satu-ke-banyak (one-to-many). 
Misal: huruf E → AB, TQ, YT,UX (homofon)         
huruf B → EK, MF, KY (homofon) 

3. Cipher abjad-majemuk (Polyalpabetic substitution cipher ) 
• Cipher abjad-tunggal: satu kunci untuk semua huruf plainteks 
• Cipher abjad-majemuk: setiap huruf menggunakan kunci berbeda. 
• Cipher abjad-majemuk dibuat dari sejumlah cipher abjad-tunggal, masing-masing dengan kunci yang berbeda. 
• Contoh: Vigenere Cipher 

4. Cipher substitusi poligram (Polygram substitution cipher )
• Blok huruf plainteks disubstitusi dengan blok cipherteks. 
• Misalnya AS diganti dengan RT, BY diganti dengan SL 
• Jika unit huruf plainteks/cipherteks panjangnya 2 huruf, maka ia disebut digram (bigram), jika 3 huruf disebut ternari-gram, dst 
• Tujuannya: distribusi kemunculan poligram menjadi flat (datar), dan hal ini menyulitkan analisis frekuensi. 
• Contoh: Playfair cipher 

b. Cipher transposisi (transposition cipher) 
    Pada cipher transposisi, huruf-huruf di dalam plainteks diubah urutannya. Dengan kata lain algoritma ini melakukan transpose terhadap rangkaian karakter di dalam teks. Nama lain untuk metode ini adalah permutasi atau pengacakan (scrambling) karena transpose setiap karakter di dalam teks sama dengan mempermutasikan karakter-karkater tersebut
• Cipherteks diperoleh dengan mengubah posisi huruf di dalam plaintekls. 
• Dengan kata lain, algoritma ini melakukan transpose terhadap rangkaian huruf di dalam plainteks. 
• Nama lain untuk metode ini adalah permutasi, karena transpose setiap karakter di dalam teks sama dengan mempermutasikan karakter-karakter tersebut.
Contoh: Misalkan plainteks adalah 
departemen teknik informatika itb 
Enkripsi: 
depart 
emente 
knikin 
format 
ikaitb 
Cipherteks: (baca secara vertikal) DEKFIEMNOKPEIRAANKMIRTIATTENTB (tanpa spasi) 
DEKF IEMN OKPE IRAA NKMI RTIA TTEN TB (4 huruf)

JENIS KRIPTOGRAFI KLASIK

Vigènere cipher

    Vigenere cipher mungkin adalah contoh terbaik dari cipher alphabet-majemuk ‘manual’. Algoritma ini dipublikasikan oleh diplomat (sekaligus seorang kriptologis) perancis, Blaise de Vigènere pada abad 16. Vigènere cipher dipublikasikan pada tahun 1586. Cipher ini berhasil dipecahkan oleh Babbage dan Kasiski pada pertengahan abad 19. Vigènere cipher digunakan oleh tentara Konfiderasi (Confederate Army) pada perang sipil Amerika (American Civil war).


Autokey Cipher

    Kriptografi Autokey adalah pengembangan dari kriprografi Caesar dan Vigenere. Cara  melakukan enkripsi sama seperti kedua  kriptografi  sebelumnya. Pada kriptografi  Autokey  juga  digunakan sebuah kata sebagai kunci. Kunci ini kemudian diikuti dengan plaintext sehingga  membentuk  huruf-huruf yang sama panjang dengan plaintext. Urutan huruf-huruf ini yang akan digunakan sebagai kunci pada saat  enkripsi. Rumus yang berlaku  untuk  kriptografi Autokey sama seperti Caesar dan Vigenere.


Reverse Cipher

    Ini adalah contoh kriptografi klasik yang menggunakan substitusi yaitu mengganti satu huruf dengan  huruf  lain ataupun mengubah suatu kalimat dengan menuliskan setiap kata secara terbalik. Ini contoh yang paling sederhana dari transposisi yaitu mengubah suatu kalimat dengan menuliskan setiap kata secara terbalik.


Zig-Zag Cipher

    Pada  kriptografi  kolom  zig-zag, plaintext  disusun  dalam  kelompok  huruf yang  terdiri  dari beberapa huruf. Kemudian huruf-huruf dalam uruta kolom yang dimasukkan secara pola zig-zag.



Triangle Cipher

    Pada kriptografi  kolom Triangle, plaintext disusun  dalam  kelompok huruf yang terdiri dari  beberapa huruf. Kemudian huruf-huruf dalam urutan kolom yang dimasukkan secara pola segitiga.



Comments

Popular posts from this blog

Prinsip Perancangan Blok Cipher Oleh : Fadil Firmansyah